Gainer pada OTDR: Kenapa Splice Loss Terbaca Negatif dan Cara Menyikapinya

Fusion Splicer dengan Extension Module: Satu Alat untuk Splicing dan Testing

Teknisi yang baru belajar membaca trace OTDR sering terkejut saat melihat hasil pengukuran sambungan yang menunjukkan angka negatif, misalnya -0,08 dB. Sambungan fiber adalah komponen pasif, jadi tentu tidak mungkin sambungan itu menguatkan cahaya. Fenomena ini disebut gainer, dan memahaminya penting supaya Anda tidak membongkar sambungan yang sebenarnya baik atau, sebaliknya, meloloskan sambungan yang sebenarnya buruk.

Apa Itu Gainer pada OTDR

Gainer adalah event pada trace OTDR yang terlihat seperti kenaikan level sinyal setelah titik sambungan, sehingga nilai splice loss yang dihitung alat menjadi negatif. Padahal, cahaya tidak bertambah di sambungan itu. Yang terjadi adalah pembacaan OTDR mengaitkan level sinyal pantulan balik (backscatter) sebelum dan sesudah sambungan, dan level itu tidak selalu sama di kedua sisi.

Kenapa Gainer Bisa Terjadi

OTDR tidak mengukur loss secara langsung. Alat ini membaca cahaya yang dipantulkan balik dari sepanjang fiber, lalu membandingkan level sebelum dan sesudah sebuah event. Level pantulan balik bergantung pada karakteristik fiber, terutama koefisien backscatter dan ukuran mode field diameter (MFD). Jika dua fiber yang disambung memiliki karakteristik yang berbeda, level backscatter setelah sambungan bisa lebih tinggi daripada sebelum sambungan. Trace lalu tampak naik, dan hitungan loss bisa terbaca negatif walaupun sambungan tetap menimbulkan redaman.

Kondisi ini lebih mudah muncul ketika:

  • Dua fiber berasal dari produsen atau lot produksi yang berbeda.
  • Jenis fiber berbeda, misalnya tipe standar dan tipe yang lebih tahan tekuk.
  • Pigtail atau fiber cadangan yang dipakai berbeda dari kabel utama.

Gainer Bukan Berarti OTDR Rusak

Angka negatif bukan tanda alat error dan bukan tanda sambungan sempurna. Hasil dari satu arah saja tidak bisa dipercaya untuk menilai kualitas sambungan pada kasus seperti ini. Nilai yang benar diperoleh dari pengukuran dua arah, karena efeknya berlawanan: bila dari satu arah terbaca gainer, dari arah sebaliknya sambungan yang sama akan terbaca lebih besar dari nilai sebenarnya.

Cara Menghitung Splice Loss yang Benar

Ukur sambungan dari kedua ujung, lalu ambil rata-rata hasilnya. Rumusnya sederhana:

Splice loss sebenarnya = (hasil arah A ke B + hasil arah B ke A) dibagi 2

Contoh Arah A ke B Arah B ke A Rata-rata
Sambungan 1 -0,08 dB (gainer) +0,22 dB 0,07 dB
Sambungan 2 0,05 dB 0,07 dB 0,06 dB
Sambungan 3 -0,10 dB (gainer) +0,45 dB 0,18 dB

Pada Sambungan 1, satu arah terbaca negatif dan arah lain terbaca 0,22 dB, tetapi rata-ratanya hanya 0,07 dB sehingga sambungan itu baik. Jika sambungan 1 hanya diukur dari arah A, teknisi bisa keliru menganggapnya sempurna, dan jika hanya diukur dari arah B, bisa keliru menganggapnya buruk. Angka pada tabel adalah contoh ilustrasi, bukan hasil pengukuran nyata.

Langkah Menyikapi Gainer di Lapangan

  1. Periksa setting OTDR. Pastikan index of refraction (IOR), pulse width, dan averaging sudah sesuai. Setting yang salah membuat hasil meleset, seperti dibahas di artikel IOR pada OTDR.
  2. Ukur dari dua arah. Lakukan pengukuran dari kedua ujung link. Panduan dasarnya ada di artikel OTDR bidirectional testing.
  3. Hitung rata-rata. Gunakan rata-rata kedua arah sebagai nilai splice loss. Jangan memakai satu arah saja, baik yang positif maupun yang negatif.
  4. Bandingkan dengan batas proyek. Nilai rata-rata dibandingkan dengan batas yang ditetapkan spesifikasi proyek atau kontrak. Rujukan angkanya ada di artikel splice loss threshold.
  5. Ulangi sambungan hanya bila perlu. Bila rata-rata melewati batas, cek sumber masalah seperti cleaving dan kebersihan, lalu sambung ulang. Bila rata-rata masih dalam batas, sambungan tidak perlu dibongkar.
  6. Simpan file hasil dan catat kedua arah. Simpan file .SOR dari kedua arah supaya hasil bisa diperiksa ulang. Penjelasannya ada di artikel file .SOR pada OTDR.

Kesalahan yang Sering Terjadi

  • Menganggap angka negatif sebagai sambungan yang sangat bagus dan mencatatnya apa adanya di laporan.
  • Membongkar dan menyambung ulang sambungan hanya karena satu arah menunjukkan angka tinggi.
  • Mengukur dari satu arah lalu menyimpulkan kualitas seluruh link.
  • Mengabaikan perbedaan jenis fiber antara kabel utama dan pigtail.
  • Tidak menyertakan hasil kedua arah pada dokumen serah terima. Format laporan yang rapi dibahas di artikel cara menyusun laporan hasil OTDR.

Bagaimana Bila Hanya Bisa Mengukur dari Satu Sisi?

Kadang akses ke ujung lain link tidak memungkinkan. Dalam kondisi itu, jangan menyimpulkan kualitas sambungan dari angka OTDR satu arah, terutama bila muncul nilai negatif. Gunakan pengukuran redaman total end-to-end dengan optical light source dan power meter sebagai pembanding, dan catat di laporan bahwa event diukur dari satu arah. Penjelasan dasar membaca trace ada di artikel cara membaca trace OTDR, dan daftar event dibahas di OTDR event table.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah gainer berarti sambungan saya tanpa redaman?

Tidak. Gainer hanya efek pembacaan akibat perbedaan karakteristik fiber. Sambungan tetap memiliki redaman, dan nilai sebenarnya baru terlihat setelah dua arah dirata-rata.

Apakah gainer bisa dihindari?

Gainer sulit dihindari sepenuhnya bila fiber yang disambung berbeda karakteristik. Yang bisa dilakukan adalah memakai fiber yang seragam bila memungkinkan dan selalu mengukur dari dua arah.

Bolehkah laporan hanya mencantumkan angka rata-rata?

Sebaiknya laporan mencantumkan hasil kedua arah dan nilai rata-ratanya, supaya klien atau auditor bisa menelusuri asal angka tersebut.

Rekomendasi dari Fasser Networks

Fasser menyediakan OTDR dan alat pendukung pengujian fiber optic untuk kebutuhan FTTH, enterprise, dan data center. Lihat pilihan lengkapnya di halaman produk Fasser, atau baca perbandingan OTDR vs VFL untuk menentukan alat yang tepat.

Artikel Terkait

Similar Posts