OTDR MOTDR-100: Spesifikasi Lengkap Mini Pro OTDR, OPM, dan VFL dalam Satu Alat

Ilustrasi spesifikasi OTDR MOTDR-100 dengan logo Fasser

Untuk teknisi lapangan yang butuh alat ukur fiber optic yang ringkas namun lengkap, Fasser MOTDR-100 (Mini Pro OTDR) menjadi salah satu pilihan yang paling sering ditanyakan. Artikel ini merangkum spesifikasi lengkap dari datasheet resmi, mencakup fungsi OTDR, OPM (Optical Power Meter), dan VFL (Visual Fault Locator) yang semuanya tergabung dalam satu unit.

Spesifikasi OTDR MOTDR-100

SpesifikasiDetail
TipeMOTDR-100 (Mini Pro)
Wavelength Range1310/1550nm
Dynamic Range26dB (1310nm) / 24dB (1550nm)
Jarak Uji (Test Range)1m – 260km
Event Blind Zone1,5m
Attenuation Blind Zone8m
Akurasi Jarak± 0,75m
Akurasi Loss0,001dB
Format FileSOR Standard File Format
KonektorFC/UPC (dapat diganti ke SC, ST, LC)
LayarToughened glass, 3,5 inch Color LCD
Antarmuka DataType-C, RJ45 x2
Penyimpanan8GB, format file SOR
Dimensi173mm x 109mm x 45mm
Berat500 gram
HargaRp 4.250.000

Tiga Fungsi dalam Satu Alat

Yang membedakan MOTDR-100 dari OTDR biasa adalah tiga fungsi pengukuran yang tergabung dalam satu unit:

1. OTDR (Optical Time Domain Reflectometer)

Fungsi utama untuk menguji dan menganalisis kondisi jalur fiber optic, mendeteksi loss, event, splice, konektor, bending, hingga lokasi titik putus dengan jarak uji hingga 260km.

2. OPM (Optical Power Meter)

Spesifikasi OPM mencakup wavelength range 850nm – 1650nm dengan jangkauan pengukuran daya -50dBm hingga +26dBm, menggunakan konektor universal FC/SC/ST. Fungsi ini memungkinkan teknisi mengukur daya optik yang diterima pada ujung jalur fiber.

3. VFL (Visual Fault Locator)

VFL pada MOTDR-100 menggunakan wavelength 650nm dengan output power minimal 10mW, berguna untuk mengecek titik putus atau bending pada jarak dekat secara visual menggunakan cahaya tampak.

Kapan MOTDR-100 Cocok Dipakai?

  • Teknisi lapangan dengan mobilitas tinggi – bobot hanya 500 gram dan dimensi ringkas (173mm x 109mm x 45mm) memudahkan dibawa dalam tas kerja harian
  • Proyek yang butuh 3 alat ukur sekaligus – OTDR, OPM, dan VFL dalam satu unit menghemat biaya dibanding membeli tiga alat terpisah
  • Dokumentasi proyek FTTH dan ISP – penyimpanan 8GB dengan format file SOR standar memudahkan pelaporan hasil ukur ke klien atau tender
  • Troubleshooting cepat di lapangan – kombinasi VFL untuk cek visual jarak dekat dan OTDR untuk analisis jarak jauh mempercepat proses pencarian gangguan

Kesimpulan

MOTDR-100 adalah OTDR ringkas dari Fasser yang menggabungkan fungsi OTDR, OPM, dan VFL dalam satu alat seharga Rp 4.250.000. Dengan jarak uji hingga 260km, dynamic range 26/24dB, dan bobot hanya 500 gram, alat ini cocok untuk teknisi lapangan yang butuh satu perangkat serbaguna untuk instalasi, maintenance, dan troubleshooting jaringan fiber optic.

Baca juga: Mengapa Optical Power Meter OPM-SE Penting dalam Maintenance Fiber Optic

Baca juga: OTDR-100 vs MOTDR-100: Mana yang Cocok untuk Teknisi Fiber Optik?

Similar Posts