PLC Splitter Cassette F116BSU 1:16: Spesifikasi, Pilihan Rasio, dan Kapan Dipakai

PLC splitter cassette adalah splitter optik pasif yang dipasang di dalam modul cassette pelindung, biasanya di rak ODF atau kotak distribusi. Artikel ini membahas rasio 1:16 dengan kode F116BSU, daftar pilihan rasio lain, dan kondisi yang membuat splitter ini cocok dipakai.

5 pengecekan sebelum memasang splitter optik: rasio, tipe konektor, kebersihan konektor, lipatan kabel, dan pengukuran

Apa Itu PLC Splitter Cassette?

PLC (Planar Lightwave Circuit) splitter membagi satu sinyal optik menjadi beberapa output dengan distribusi daya yang relatif merata. Karena bersifat pasif, splitter ini tidak membutuhkan catu daya listrik. Versi cassette memasang chip PLC di dalam modul pelindung, sehingga lebih mudah dipasang dan dirawat di panel distribusi.

Pilihan Rasio dan Kode Produk

Rasio Kode SC/UPC Berat
1:2 F12BSU 80 g
1:4 F14BSU 100 g
1:8 F18BSU 120 g
1:16 F116BSU 200 g
1:32 F132BSU 300 g
1:64 F164BSU 550 g
1:128 F1128BSU 1200 g

Halaman produk juga mencantumkan varian dengan kode berakhiran BSA dengan berat yang sama untuk setiap rasio. Pastikan memilih varian sesuai tipe konektor dan spesifikasi di lembar datasheet sebelum memesan.

Spesifikasi Umum F116BSU

Spesifikasi Detail
Rasio 1:16
Konektor SC/UPC
Berat 200 g
Suhu operasi -10 °C sampai +60 °C (14 °F sampai 140 °F)
Pemasangan Modul cassette di rak ODF atau panel distribusi

Kenapa Rasio 1:16 Sering Dipakai?

Setiap kali sinyal dibagi, daya pada tiap output menurun. Secara teoritis, pembagian 1:16 menurunkan daya sekitar 12 dB dibanding sinyal masuk, sementara 1:2 sekitar 3 dB dan 1:8 sekitar 9 dB. Nilai ini belum termasuk excess loss dan rugi sambungan, jadi angka resmi tetap harus dicek di datasheet produk.

Rasio 1:16 sering dipilih karena memberi jumlah pelanggan yang cukup dalam satu titik distribusi, sambil menjaga daya tiap output masih berada dalam rentang yang bisa diukur. Untuk jaringan dengan jarak lebih jauh atau jumlah pelanggan lebih banyak, rasio yang lebih besar perlu dihitung dengan budget loss yang lebih ketat.

Kapan F116BSU Cocok Dipakai

  • Panel distribusi atau ODP di jaringan FTTH yang melayani banyak pelanggan dari satu titik.
  • Rak ODF yang membutuhkan splitter ringkas dan mudah diganti tanpa membongkar seluruh panel.
  • Proyek yang sudah menghitung budget loss dan membutuhkan rasio tengah antara 1:8 dan 1:32.

Langkah Pemasangan yang Aman

  1. Bersihkan semua konektor SC/UPC sebelum disambungkan. Konektor kotor adalah penyebab loss paling umum, lihat alasan membersihkan konektor fiber optic.
  2. Pasang modul cassette F116BSU ke slot panel dan pastikan posisinya stabil.
  3. Sambungkan input dari jalur utama dan output ke pigtail atau patch cord sesuai label panel.
  4. Setelah selesai, ukur daya di sisi output dengan optical power meter. Untuk panduan pengukuran, lihat cara mendapatkan hasil optical power yang akurat.

Jika Hasil Ukur Lebih Rendah dari Perkiraan

Jika daya output jauh di bawah hitungan teoretis, periksa dulu kebersihan konektor dan kerapian lipatan kabel. Jika masalah tetap ada, uji jalur dengan OTDR untuk mencari titik loss. Langkah troubleshooting lebih lengkap ada di penyebab loss pada koneksi fiber optic.

Lihat juga: Splice Tray dan Label Port di ODP, cara menata sambungan agar mudah dirawat.

Kesimpulan

PLC splitter cassette F116BSU memberi rasio 1:16 dalam modul yang ringkas dan mudah dipasang di panel distribusi. Sebelum memilih rasio, hitung budget loss jaringan, pastikan tipe konektor sesuai, dan cek datasheet untuk nilai insertion loss resmi.

Similar Posts