ODC adalah singkatan dari Optical Distribution Cabinet, yaitu kabinet outdoor yang menjadi titik distribusi utama jaringan FTTH. ODC menerima kabel feeder dari Central Office (CO), lalu membaginya ke banyak ODP di area layanan. Kalau ODP adalah kotak kecil di tiang dekat rumah pelanggan, ODC adalah lemari di pinggir jalan yang melayani ratusan pelanggan sekaligus.
Banyak yang masih bingung membedakan ODC dari ODP, ODF, atau OTB. Artikel ini menjelaskan apa itu ODC, fungsinya, isi di dalamnya, dan bedanya dengan perangkat distribusi fiber lain.
Apa Itu ODC (Optical Distribution Cabinet)
ODC (Optical Distribution Cabinet) adalah kabinet outdoor yang berfungsi sebagai titik distribusi utama dalam jaringan FTTH. Ia menghubungkan kabel fiber optik dari Central Office ke beberapa ODP (Optical Distribution Point) yang tersebar di area layanan. ODC biasanya dipasang di pinggir jalan atau area publik, dengan konstruksi tahan cuaca karena berada di luar ruangan sepanjang waktu.
Catatan istilah: pada pencarian seperti odc wifi, yang dimaksud tetap ODC dalam jaringan fiber optik ini. ODC bukan perangkat yang dipasang pelanggan di rumah, melainkan bagian infrastruktur jaringan milik operator atau penyelenggara FTTH.
Fungsi ODC dalam Jaringan FTTH
- Titik distribusi: membagi kabel feeder besar dari Central Office menjadi beberapa kabel distribusi yang lebih kecil, masing-masing menuju ODP di area yang berbeda.
- Titik splitting: pada banyak desain jaringan, splitter optik pertama dipasang di dalam ODC (desain dua tahap umumnya memakai splitter di ODC dan di ODP, dengan rasio yang mengikuti desain jaringan).
- Titik terminasi dan sambungan: tempat kabel feeder dan kabel distribusi diterminasi atau disambung (splicing).
- Titik akses pengukuran: memudahkan pengujian dan troubleshooting tanpa perlu membongkar sambungan di Central Office.
Apa Saja yang Ada di Dalam ODC
Isi ODC berbeda antar tipe dan operator, tetapi secara umum berisi panel terminasi untuk kabel feeder, tray splicing untuk sambungan fiber, modul splitter optik pasif, jalur patch cord antara port feeder dan port distribusi, serta pengaman seperti gasket anti-air, pengunci, dan grounding. Kualitas sambungan di dalam kabinet ini menentukan redaman ke seluruh ODP di bawahnya, jadi hasil splicing dan kebersihan konektor harus dijaga. Panduan menjaga kualitas sambungan ada di 5 penyebab splicing sering gagal dan loss tinggi.
Perbedaan ODC dengan ODP
Perbedaan utama ODC dan ODP ada pada posisi dan cakupannya dalam jaringan. ODC berada di posisi lebih hulu, menerima kabel feeder dari Central Office dan mendistribusikannya ke banyak ODP sekaligus. ODP berada lebih hilir, dekat ke pelanggan, dan membagi sinyal menjadi saluran individual yang tersambung ke rumah atau bangunan lewat drop cable.
| Aspek | ODC | ODP |
|---|---|---|
| Kepanjangan | Optical Distribution Cabinet | Optical Distribution Point |
| Posisi | Hulu, dekat sisi Central Office | Hilir, dekat pelanggan |
| Lokasi umum | Kabinet di pinggir jalan atau area publik | Kotak di tiang, dinding, atau handhole |
| Kabel masuk | Kabel feeder dari Central Office | Kabel distribusi dari ODC |
| Kabel keluar | Kabel distribusi ke banyak ODP | Drop cable ke rumah pelanggan |
| Skala layanan | Ratusan pelanggan atau lebih | Puluhan pelanggan atau kurang |
Singkatnya, sinyal mengalir dari Central Office ke ODC, lalu ke ODP, lalu ke rumah pelanggan. ODC menangani distribusi skala besar, ODP menangani distribusi skala kecil ke pelanggan akhir.
Perbedaan ODC dengan ODF dan OTB
Berbeda dengan ODC yang dipasang outdoor untuk distribusi ke area luas, ODF (Optical Distribution Frame) dan OTB (Optical Termination Box) umumnya dipasang indoor. ODF berada di ruang server atau Central Office untuk mengelola terminasi kabel dalam jumlah besar, sedangkan OTB berfungsi serupa dalam skala lebih kecil di titik terminasi gedung atau ruang telekomunikasi. Penjelasan lengkap tentang OTB ada di OTB adalah: pengertian, fungsi, dan bedanya dengan ODF, dan perbandingan keempatnya ada di Perbedaan ODF, OTB, ODC, dan ODP.
Kapan ODC Dibutuhkan
ODC dibutuhkan saat jaringan FTTH mencakup area luas dengan pelanggan banyak, sehingga satu kabel feeder dari Central Office perlu didistribusikan ke banyak ODP di berbagai lokasi. Untuk instalasi skala kecil, misalnya satu gedung atau kompleks kecil, ODP saja biasanya sudah cukup tanpa ODC terpisah. Kapasitas ODC bervariasi tergantung tipe kabinet dan jumlah splitter di dalamnya.
Memahami posisi ODC membantu teknisi menentukan titik troubleshooting. Gangguan yang memengaruhi banyak pelanggan sekaligus di satu area biasanya bersumber dari ODC atau kabel feeder, sedangkan gangguan pada satu pelanggan lebih mungkin berasal dari ODP atau drop cable. Untuk melacak titik gangguan, alat seperti OTDR membantu memetakan lokasi masalah di sepanjang jalur fiber, seperti dijelaskan di cara membaca hasil OTDR.
FAQ ODC
ODC adalah singkatan dari apa?
ODC adalah singkatan dari Optical Distribution Cabinet, kabinet distribusi optik di jaringan FTTH.
Apa bedanya ODC dan ODP?
ODC berada di hulu dan melayani banyak ODP, sedangkan ODP berada di hilir dan melayani pelanggan akhir lewat drop cable. Urutannya Central Office, ODC, ODP, lalu rumah pelanggan.
Apakah ODC sama dengan ODF?
Tidak. ODC adalah kabinet distribusi outdoor di jaringan akses, sedangkan ODF adalah rak terminasi indoor di Central Office atau ruang server. Fungsinya sama-sama mengelola sambungan fiber, tetapi lokasi dan skalanya berbeda.
Di mana ODC dipasang?
ODC dipasang di luar ruangan, biasanya di pinggir jalan atau area publik, dengan kabinet tahan cuaca. Ada tipe yang berdiri di atas pondasi (pedestal) dan tipe yang dipasang di tiang.
Apakah pelanggan rumahan perlu memasang ODC sendiri?
Tidak. ODC adalah bagian infrastruktur yang dipasang dan dikelola oleh operator atau penyelenggara jaringan. Pelanggan hanya terhubung ke ODP melalui drop cable.
Untuk sisi indoor, lihat juga ODF dan OTB Fasser Networks sebagai titik terminasi fiber di ruang server.
